Jumlah hotspot 01 Januari - 31 Desember 2008 di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan berdasarkan pantauan Departemen Kehutanan, Ditjen PHKA, Direktorat Pengendalian Kebakaran Hutan, Stasiun Bumi Satelit NOAA 18, yaitu 203 hotspot.
Sebagian besar hotspot berada di luar kawasan hutan/Areal Penggunaan Lain (APL), yaitu 140 Hotspot (69%). Sisanya berada di dalam kawasan hutan, yaitu 34 Hotspot (17%) di Hutan Produksi (HP), 21 Hotspot (10%) di Hutan Produksi Dapat DiKonversi (HPK), 5 Hotspot (2%) di Hutan Lindung (HL) dan 3 Hotspot (1%) di Hutan Produksi Terbatas (HPT).
Hotspot terdapat di setiap Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan, yaitu: di Kab. Tabalong (40 Hotspot), Kab. Hulu Sungai Selatan (39 Hotspot), Kab. Balangan (32 Hotspot), Kab. Banjar (18 Hotspot), Kab. Barito Kuala (18 Hotspot), Kab. Tanah Laut (14 Hotspot), Kab. Hulu Sungai Utara (13 Hotspot), Kab. Kotabaru (10 Hotspot), Kota Banjarmasin (9 Hotspot), Kab. Tapin (5 Hotspot), Kota Banjarbaru (2 Hotspot), Kab. Hulu Sungai Tengah (2 Hotspot) dan Kab. Tanah Bumbu (1 Hotspot).
Grafik Jumlah Hotspot Bulan Januari - Desember Tahun 2006, Tahun 2007 dan Tahun 2008 Wilayah Provinsi Kalimantan Selatan
Download: Data Hotspot Wilayah Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2008
Selengkapnya...
Ringkasan...