11.10.2009

NOAA Hotspot

Hasil pantauan hotspot tanggal 10 November 2009 Pukul 13:37 WITA oleh satelit NOAA 18, ASMC tidak terpantau Hotspot di Wilayah Kalimantan Selatan. Pantaun Hotspot 10 November 2009 di beberapa wilayah Republik Indonesia, sebagai berikut:


Download Data Hotspot:
1. http://www.indofire.org/menu/daily.html
2. | Citra 1 | Data 1 | Citra 2 |

3. Rekapitulasi Hotspot di Wilayah Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2009 (sampai dengan 10 November 2009)

Selengkapnya...

MODIS Hotspot

Hasil pantauan hotspot terkini oleh Satelit Terra & Aqua MODIS, FIRMS, University Of Maryland, USA.



Download data hotspot:
1. http://indofire.dephut.go.id/
2. http://maps.geog.umd.edu/firms/kml/
3. http://maps.geog.umd.edu/firms/shapes.htm

Selengkapnya...

1.05.2009

Hotspot Tahun 2008 (203 Hotspot)

Jumlah hotspot 01 Januari - 31 Desember 2008 di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan berdasarkan pantauan Departemen Kehutanan, Ditjen PHKA, Direktorat Pengendalian Kebakaran Hutan, Stasiun Bumi Satelit NOAA 18, yaitu 203 hotspot.



Sebagian besar hotspot berada di luar kawasan hutan/Areal Penggunaan Lain (APL), yaitu 140 Hotspot (69%). Sisanya berada di dalam kawasan hutan, yaitu 34 Hotspot (17%) di Hutan Produksi (HP), 21 Hotspot (10%) di Hutan Produksi Dapat DiKonversi (HPK), 5 Hotspot (2%) di Hutan Lindung (HL) dan 3 Hotspot (1%) di Hutan Produksi Terbatas (HPT).

Hotspot terdapat di setiap Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan, yaitu: di Kab. Tabalong (40 Hotspot), Kab. Hulu Sungai Selatan (39 Hotspot), Kab. Balangan (32 Hotspot), Kab. Banjar (18 Hotspot), Kab. Barito Kuala (18 Hotspot), Kab. Tanah Laut (14 Hotspot), Kab. Hulu Sungai Utara (13 Hotspot), Kab. Kotabaru (10 Hotspot), Kota Banjarmasin (9 Hotspot), Kab. Tapin (5 Hotspot), Kota Banjarbaru (2 Hotspot), Kab. Hulu Sungai Tengah (2 Hotspot) dan Kab. Tanah Bumbu (1 Hotspot).

Photobucket
Grafik Jumlah Hotspot Bulan Januari - Desember Tahun 2006, Tahun 2007 dan Tahun 2008 Wilayah Provinsi Kalimantan Selatan

Download: Data Hotspot Wilayah Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2008

Selengkapnya...

Kejadian Kebakaran Lahan dan Hutan Tahun 2008

Tercatat Tahun 2008 Kejadian Kebakaran Lahan dan Hutan wilayah Provinsi Kalimantan Selatan seluas 302,5 Ha. Masing masing terdiri 280,5 Ha di luar kawasan hutan (Areal Penggunaan Lain/APL), 17 Ha di Hutan Lindung dan 5 Ha di Hutan Produksi.

Lokasi kejadian kebakaran lahan dan hutan tersebut telah dipadamkan oleh Brigdalkarhut Kalsel: Daops Tanah Laut dan Daops Tanah Bumbu beserta Masyarakat Peduli Api dan pihak lainnya). Namun, lokasi yang umumnya sulit dijangkau sehingga hanya beberapa wilayah yang saat ini dilakukan pemadaman yaitu Kabupaten Tanah Laut dan Kabupaten Tanah Bumbu.

Download: Data Kejadian Kebakaran Lahan dan Hutan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2008

Selengkapnya...

Ground Check Tahun 2008

Tercatat Tahun 2008 Ground Check Hotspot dan Lokasi Kejadian Kebakaran Lahan dan Hutan wilayah Provinsi Kalimantan Selatan seluas 73,5 Ha. Masing masing terdiri 9,5 Ha Ground Check Hotspot dan 64 Ha Ground Check lokasi kejadian kebakaran lahan dan hutan (lokasi tidak terpantau oleh satelit NOAA 18 dan kejadian kebakaran lahan dan hutan yang tidak sempat dipadamkan oleh Brigdalkarhut Kalsel: Daops Tanah Laut dan Daops Tanah Bumbu).

Lokasi Ground Check masih terbatas pada beberapa wilayah di Kota Banjarbaru, Kab. Banjar, Kab. Tanah laut, Kab. Tanah Bumbu dan Kab. Barito Kuala. Lokasi lainnya yang tidak dilakukan Ground Check dikarenakan lokasi yang umumnya sulit dijangkau.

Download: Data Ground Check Hotspot Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2008

Selengkapnya...

1.01.2009

Hotspot Tahun 2007 (821 Hotspot)

Jumlah hotspot 01 Januari - 31 Desember 2007 di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan berdasarkan pantauan Departemen Kehutanan, Direktorat Pengendalian Kebakaran Hutan, Stasiun Bumi Satelit NOAA 18, yaitu 821 hotspot.



Sebagian besar hotspot berada di luar kawasan hutan (APL), yaitu 490 Hotspot (60%). Sisanya berada di dalam kawasan hutan, yaitu 190 Hotspot (23%) di Hutan Produksi (HP), 60 Hotspot (7%) di Hutan Produksi Dapat DiKonversi (HPK), 56 Hotspot (7%) di Hutan Lindung (HL), 19 Hotspot (2%) di Hutan Produksi Terbatas (HPT) dan 6 Hotspot (1%) di Kawasan Konservasi (KSA/KPA).

Hotspot tersebar di seluruh Kabupaten/Kota terutama di Kab. Hulu Sungai Selatan (180 Hotpsot), Kab. Kotabaru (113 Hotspot), Kab. Banjar (102 Hotspot), Kab. Tapin (93 Hotspot), Kab. Tabalong (88 Hotspot) dan Kab. Balangan (76 Hotspot).

Download: Data Hotspot Wilayah Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2007

Selengkapnya...